Total Tayangan Halaman

Rabu, 18 Juni 2014

Belajar Jadi Orang Lain

hai hello
tak lain dan tak bukan kali ini saya membahas seputar reinkarnasi, ada pasti tahu hal ini dan ada juga yang tidak tahu sama sekali mungkin kecuali saya yang paling pintar disini, yaa iyalah orang yang nulis dan yang ngeblog kan saya.. kalian hanya pembaca yang saya cintai....
ahahha... sungguh ini memang sempurna perjalanan hidup yang menjanjikan saya sebagai seorang penulis lepas dan sumpah demi apapun ini teramat menyenangkan #lebaygahol#

oke tak mau berpanjang lebar menurut saya saat ini kita belajar menjadi orang lain. seperti seutas tali rafia yang terputus lalu disambungkan dengan kawat bukankah itu hal menurut sebagian orang sangat mustahil terjadi tapi saya juga mikirnya gitu kok. mana mungkin selimut tetangga hangati tubuhku dalam kedinginan#lagunyarepvblikitu# benar sekali dan saya suka sekali menghafalnya bahkan sambil tidur dan dalam mimpi saya juga lagi nyanyiin itu *alaysyekalee* ahahhaha

dikomporin terus sampai ngerasa gak nyaman dan itu kerap terjadi selama beberapa minggu ini, tapi sekali lagi saya diajarkan sabar sama si Abi Hendri itu katanya gak boleh marah, gak boleh dendam sama orang dan iyaa saya juga paham tapi tidak mengerti (oon nye kumat oge')
dibedakan saja kan mereka juga baru kenal saya tapi kenapa jadi sok tahu hingga akhirnya keterlambatan pelajaran selalu mengajarkan saya menjadi lebih baik untuk introspeksi dimasa yang akan datang sebagai penulis sejati yang tahan banting dan belajar menghargai persepsi, apresiasi, kreasi dari tetangga sekitar yang selalu saya doakan "tuhan ampuni dosa tetanggaku" ditemukan kata unik ini ketika berada di yogyakarta selama sebulan lalu. 

nah belajar jadi orang lain disini yang saya maksudkan adalah dimana kamu menjadi penulis dan tetapi menjadi pemeran figuran yang sekedar lewat-lewat aja atau kena timpuk pake sandal dan sebagainya. asik-asik aja lah yaa kalo cuma jadi figuran gak selalu nampak tapi selalu dibutuhkan dimana pun. meskipun sekali lewat tapi setidaknya tenar yang berarti gak perlu cari sensasi.

jalani dan nikmati apa yang ada didepan mata sebagai salah satu sensor jiwa yang penuh makna bagi diri sendiri maupun orang lain. Kenali dan terima dirimu sendiri selayaknya apa yang seharusnya ada pada kodratmu. hingga sesuai dengan apa yan diterima dan harapan pun tergelar panjang. nice too meet you :D

Tidak ada komentar: