Belum lama ini aku datang kemari
Berdiam diri bisu yang terpatri
Kilau kemilau menyorot arah
Langkah terseok penuh beban duka
Rahangku kaku tuk berucap
Nyanyian sunyi yang semakin sunyi
Entah dimana lagi kutemukan
kedamaian
Ditempatkan pada waktu yang salah
Sanggar kesepian penjuru
Berpeluruh peluh mencair tetesan
kekejaman
Kemana makna keabdian setia itu?
Ketulusan kurikulum disetiap
pembahasan
Tertawa tanpa intonasi
Bertingkah aneh bagai topeng
monyet
Kupikir akulah yang salah karena
sempat mencintaimu
Sampai akhirnya penyesalan tak
berujung
Tak lagi ingin kukenal insan
sepertimu
Sadis , bahagia diatas
penderitaan ragaku
Tertoreh instingku pada wajah
yang bersemu merah
Aku tahu kau sedang gembira
Aku pun turut suka
Kesenyapan kan kusimpan dihariku
sendiri
Biarlah berakhir pilu yang
menyamakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar